Ticker

6/recent/ticker-posts

Ads

PERKEMBANGAN KEPERAWATAN

Keperawatan sebagai suatu pekerjaan yang sudah ada sejak manusia ada di bumi ini, keperawatan terus berkembang sesuai dengan kemajuan peradaban teknologi dan kebudayaan. Konsep keperawatan dari abad ke abad terus berkembang, berikut adalah perkembangan keperawatan didunia :
Mother Instink
Pekerjaan keperawatan sudah ada sejak manusia diciptakan, keperawatan ada sebagai suatu naluri (instink). Setiap manusia dalam tahap ini menggunakan akal pikirannya untuk menjaga kesehatan, menggurangi stimulus kurang menyenangkan, merawat anak, menyusui anak, dan perilaku masih banyak perilaku lainya.
Animisme
Manusia pada tahap ini memiliki keyakinan bahwa keadaan sakit adalah disebabkan oleh arwah / roh halus yang ada pada manusia yang telah meninggal atau pada manusia yang hidup atau pada alam (batu besar, pohon, gunung, sungai, api, dll). Dan untuk penyembuhannya manusia yang sakit maka roh jahat harus diusir para dukun untuk menggupayakan proses penyembuhan dengan berusaha mencari pengetahuan tentang roh.
Keperawatan Penyakit Akibat Kemarahan Para Dewa
Pada tahap ini manusia sudah memiliki kepercayaan tentang adanya dewa-dewa, manusia yang sakit disebabkan oleh kemarahan dewa. Untuk membantu penyembuhan orang sakit dilakukan pemujaan kepada para dewa di tempat pemujaan (kuil), dengan demikian dapat dikatakan bahwa kuil adalah tempat pelayanan terhadap kesehatan.
Ketabiban Mulai Berkembang Sejak + 14 Abad SM
Pada masa ini telah dikenal teknik pembidain, hygiene umum, anatomi manusia.
Diakones dan Philantrop Berkembang + 400 SM
Para diakones memberikan pelayanan perawatan yang diberikan dari rumah ke rumah, tugas mereka adalah membantu pendeta memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pada masa ini merupakan cikal bakal berkembangnya ilmu keperawatan kesehatan masyarakat. Philantop adalah kelompok yang mengasingkan diri dari keramaian dunia, dimana mereka merupakan tenaga inti yang memberikan pelayanan dipusat pelayanan kesehatan pada masa itu.
Perkembangan Ilmu Kedokteran Islam Pada Tahun 632 M
Agama Islam melalui Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya menyebarkan agama Islam keseluruh pelosok dunia. Selain menyebarkan agama Beliau juga menyebarkan ilmu pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan pengobatan terhadap penyakit (kedokteran).
Perawat Terdidik (600 - 1583)
Pada masa ini pendidikan keperawatan mulai muncul, dimana progam itu menghasikan perawat-perawat terdidik. Pendidikan keperawatan diawali dihotel Dien dan Lion Prancis yang kemudian berkembang menjadi rumah sakit terbesar disana. Tokoh perawat yang terkenal pada saat (1182-1226) itu adalah St Fransiscas dari Asisi Italia.
Perawat Profesional (abad 18 - 19)
Perkembangan ilmu pengetahuan semakin pesat sejak abad ini termasuk ilmu kedokteran dan keperawatan. Florence Nightingale (1820 – 1910) adalah tokoh yang berjasa dalam perkembangan ilmu keperawatan, beliau mendirikan sekolah keperawatan moderen pada tahun 1960 di RS St Thomas di London.

Perkembangan keperawatan adalah perjalanan panjang profesi keperawatan dari masa awal sebagai aktivitas informal hingga menjadi disiplin ilmu dan profesi yang terstruktur seperti saat ini. Berikut adalah penjelasan mendalam tentang perkembangan keperawatan, dari masa awal hingga era modern.


1. Masa Awal Keperawatan

  • Keperawatan Tradisional

    • Pada zaman kuno, perawatan diberikan oleh anggota keluarga atau kelompok masyarakat tanpa pelatihan formal.
    • Pengobatan tradisional menggunakan bahan alami, seperti ramuan herbal, serta ritual spiritual sering kali menjadi bagian penting.
    • Perawatan difokuskan pada kebutuhan dasar manusia, seperti kebersihan, makanan, dan kenyamanan.
  • Keperawatan dalam Agama

    • Dalam banyak budaya, agama memainkan peran penting dalam perawatan.
    • Contoh: Perawat di masa awal sering adalah biarawati atau tokoh agama yang merawat orang sakit sebagai bagian dari pelayanan spiritual.

2. Masa Keperawatan Modern

  • Peran Florence Nightingale (Abad ke-19)

    • Florence Nightingale dikenal sebagai pelopor keperawatan modern.
    • Pada masa Perang Krimea (1853–1856), Nightingale memperkenalkan standar kebersihan, manajemen rumah sakit, dan perawatan berbasis data.
    • Buku karyanya, "Notes on Nursing: What It Is and What It Is Not", menjadi dasar ilmu keperawatan.
  • Lahirnya Pendidikan Keperawatan Formal

    • Sekolah keperawatan pertama didirikan oleh Florence Nightingale pada tahun 1860 di St. Thomas’ Hospital, Inggris.
    • Keperawatan mulai dianggap sebagai profesi yang memerlukan pelatihan formal, dengan kurikulum berbasis teori dan praktik.
  • Peran Perawat dalam Perang Dunia

    • Pada Perang Dunia I dan II, perawat memainkan peran penting dalam merawat tentara yang terluka.
    • Pengalaman ini mendorong pengembangan teknologi medis dan pendidikan keperawatan lebih lanjut.

3. Perkembangan Keperawatan di Indonesia

  • Keperawatan pada Masa Kolonial

    • Pada masa penjajahan Belanda, layanan kesehatan formal mulai berkembang di Indonesia, termasuk perawatan oleh perawat pribumi.
    • Sekolah perawat pertama didirikan pada tahun 1906 di Batavia (Jakarta).
  • Keperawatan setelah Kemerdekaan

    • Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, kebutuhan akan tenaga kesehatan meningkat pesat.
    • Pendidikan keperawatan mulai berkembang dengan fokus pada standar internasional.
  • Era Profesionalisasi

    • Pada tahun 1983, perawat di Indonesia mulai mendapatkan pengakuan sebagai profesi melalui penerapan Kode Etik Keperawatan.
    • Munculnya organisasi seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berperan dalam memperjuangkan hak dan pengembangan profesi perawat.

4. Era Keperawatan Modern dan Globalisasi

  • Keperawatan sebagai Ilmu dan Profesi

    • Keperawatan tidak hanya tentang praktik klinis, tetapi juga penelitian, manajemen, dan pendidikan.
    • Kurikulum keperawatan kini mencakup:
      • Ilmu dasar keperawatan (anatomis, fisiologis).
      • Keperawatan komunitas.
      • Penelitian berbasis bukti (evidence-based practice).
  • Teknologi dalam Keperawatan

    • Penggunaan teknologi medis canggih, seperti sistem pemantauan pasien, alat bantu diagnostik, dan rekam medis elektronik (EMR).
    • Perawat juga dilatih untuk menggunakan telemedicine dan aplikasi kesehatan digital.
  • Spesialisasi Keperawatan

    • Perawat kini memiliki berbagai spesialisasi, seperti:
      • Keperawatan anak (pediatri).
      • Keperawatan gawat darurat.
      • Keperawatan komunitas dan kesehatan masyarakat.
      • Keperawatan geriatri (lansia).
  • Standarisasi Global

    • Layanan keperawatan mengikuti standar global melalui akreditasi, seperti dari Joint Commission International (JCI).
    • Meningkatnya kolaborasi internasional memungkinkan perawat bekerja lintas negara.

5. Tantangan dalam Perkembangan Keperawatan

  1. Kekurangan Tenaga Perawat

    • Beberapa negara masih menghadapi kekurangan tenaga perawat yang memadai, terutama di daerah terpencil.
  2. Kesenjangan Pendidikan

    • Tidak semua perawat memiliki akses ke pendidikan berkualitas atau pelatihan lanjutan.
  3. Tekanan Kerja

    • Perawat sering menghadapi beban kerja yang tinggi, yang dapat menyebabkan kelelahan (burnout).
  4. Adaptasi Teknologi

    • Perawat harus terus belajar teknologi baru yang digunakan dalam pelayanan kesehatan.
  5. Etika dan Legalitas

    • Perawat menghadapi dilema etis dan tantangan hukum dalam praktiknya, seperti privasi pasien dan pengambilan keputusan medis.

6. Masa Depan Keperawatan

  • Pengembangan Peran Perawat

    • Perawat akan lebih banyak berperan sebagai pendidik kesehatan, manajer kasus, dan peneliti.
    • Fokus pada perawatan preventif dan promosi kesehatan akan semakin meningkat.
  • Digitalisasi dan AI

    • Teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotik akan digunakan untuk membantu pekerjaan perawat, seperti analisis data pasien dan pelayanan kesehatan jarak jauh.
  • Fokus pada Perawatan Holistik

    • Keperawatan masa depan akan lebih menitikberatkan pada pendekatan holistik yang mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual pasien.
  • Pendidikan Berkelanjutan

    • Pelatihan dan sertifikasi berkelanjutan akan menjadi keharusan untuk memastikan perawat tetap relevan dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

Kesimpulan

Perkembangan keperawatan mencerminkan evolusi dari peran sederhana sebagai "penjaga" pasien hingga menjadi profesi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan terus beradaptasi terhadap tantangan global, keperawatan memainkan peran kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Post a Comment

0 Comments